Menelusuri Awal Kedatangan Islam ke Jepang

menelusuri awal kedatangn islam ke jepang


Islam adalah agama yang tergolong baru di Jepang. Sebelum Islam, masyarakat Jepang telah mengenal agama Shinto, Buddha dan Nasrani. Di antara agama tersebut, Shinto adalah agama lokal. Ajaran Shinto sebagian diadopsi dari Konfusianisme yang dikenalkan Cina ke Jepang pada abad ke-5 M melalui Korea. 

Menurut Earhart dalam Japanese Religion: Unity and Diversity pertengahan abad ke-6 M, Raja Korea mengirimkan persembahan kepada Kaisar Jepang berupa gambar Buddha dan penerjemah kitab suci Buddha berkebangsaan Cina. Efeknya, sejak tahun 710 hingga 784 Buddha menjadi agama negara di Jepang. 

Agama Nasrani pertama kali dikenalkan pada tahun 1543. 6 tahun setelahnya, Francisco Xavier seorang pendeta terkenal Roma memulai aktivitas misionaris. Pada awalnya Nasrani diterima baik, namun pada akhirnya Nasrani dianggap sebagai alat Eropa untuk menaklukkan Asia. 

Interaksi antara Islam dan Jepang pertama kali pada masa Kekaisaran Shomu (724-749) melalui Jalur Sutera yang menghubungkan Timur Tengah, AsiaTengah, dan Asia Timur. Hubungan Islam dengan Jepang ini dilanjutkan pada era Meiji. Interaksi penduduk Jepang dengan Islam baru dimulai secara masif pada akhir abad ke-19 M. Pada tahun 1883 Sultan Abu Bakar Johor melakukan kunjungan resmi ke Jepang. Tujuh tahun kemudian Turki Utsmani juga melakukan kunjungan kehormatan ke Jepang dengan Kapal Ertuğhrul. Ekspedisi Kapal Ertuğrul adalah kunjungan balasan karena sebelumnya Turki Utsmani mendapatkan kunjungan kenegaraan Jepang. 

Dalam For Commemoration of 125th Anniversary of Frigate Ertuğrul’s Voyage to Japan disebutkan Kapal Ertuğhrul memulai pelayarannya pada tanggal 14 Juli 1889 dari Istanbul, Turki Utsmani dengan membawa 600 personel yang terdiri dari perwira, sipil, dan pelaut. Pelabuhan Jepang pertama yang dikunjungi kapal adalah Pelabuhan Nagasaki, dilanjutkan Pelabuhan Kobe, kemudian Pelabuhan Yokohama. 

Rombongan Ertuğrul berada di Jepang selama tiga bulan dan mereka diterima baik oleh Kaisar Jepang. 13 orang dari rombongan Ertuğrul meninggal karena penyakit kolera di Jepang. Untuk menghentikan angka kematian, Kapal Ertuğrul meninggalkan Yokohama pada 15 September 1890 menuju Istanbul. Inilah kunjungan negara Muslim terbesar yang menandai persahabatan Jepang dengan negeri Muslim. 

Rute perjalanan pulang yang menjadi pemberhentian pertama adalah Kobe. Di tengah perjalanan dari Yokohama menuju Kobe tepatnya pada 16 September 1890 siang terjadi topan besar di Semenanjung Oshima. Kapal menabrak karang dan karam. Hanya 80 orang yang selamat dari peristiwa ini termasuk imam kapal, Imam Ali Effendi. Sampai saat ini peristiwa karamnya kapal tersebut diperingati di setiap tahun sebagai simbol persahabatan antara Jepang dan Turki. 

Hubungan diplomasi antara Kesultanan Turki Utsmani dan Jepang yang ditandai dengan pengiriman kapal Ertuğrul merupakan salah satu peristiwa penting terkait dengan pengenalan masyarakat Kobe terhadap Islam. Sebelum menuju pusat pemerintahan Jepang saat itu, rombongan sempat singgah ke Pelabuhan Kobe. Singgahnya rombongan kapal tersebut di Kobe menandai adanya interaksi antara masyarakat Kobe dan Islam. Tidak ada data jelas yang bisa digunakan untuk menjelaskan perkembangan interaksi orang Turki dengan Jepang pasca rombongan Ertuğrul. 

Samir Abdel Nouh dalam tulisannya menyebutkan tahun 1922 orang-orang Tartar Turki dari Kazan, Tatarsan, dan Bashkirstan mengungsi ke Manchuria. Pada tahun 1927 M mereka datang ke Kobe dan Tokyo. Orang-orang Tartar Turki disebut sebagai komunitas Muslim pertama yang ada di Jepang. Muslim Tartar Turki kemudian mulai membangun relasi dengan orang-orang Muslim dari India Cina, dan Asia Tenggara yang ada di Kobe untuk membangun sebuah masjid bernama Masjid Kobe. 

Masjid Kobe berkembang menjadi masjid bersejarah di Jepang karena tetap bertahan di tengah hiruk pikuk perjalanan sejarah Jepang. Semoga penelusuran sejarah Islam Jepang dapat menambah wawasan kita dalam memahami Islam di Jepang.

Oleh:
Muhammad Afraval Saiphedra
Penggiat Islam Minoritas

Post a Comment for "Menelusuri Awal Kedatangan Islam ke Jepang"