Mak Sumay: Legend dari Bukit Barisan
Jejak Peradaban dot ID-Setiap wilayah pasti memiliki kekhasannya masing-masing. Mulai dari makanan, minuman, pakaian, bahasa, permainan, kesenian sampai ke hal-hal yang berbau mitos. Tak terkecuali di wilayah sekitaran Bukit Barisan. Mitos-mitos yang berkembang di masyarakat sangat kuat, dari Puyang Penunggu Gunung hingga Mak Sumay yang tidak sampai secara sempurna ke telinga Netizen Almighty.
Pada kesempatan kali ini penulis mencoba menghadirkan mengenai sosok Mak Sumay. Sebenarnya sih ada legenda Mak Lampir, tapi sudah populer berlatar di wilayah Mataram, padahal dari penelusuran dan bincang singkat dengan beberapa rekan, Gunung Merapi dalam latar Mak Lampir itu ada di Pulau Sumatera. Okelah,..fine.. kita lanjut ke Mak Sumay aja.
Orang-orang tua kami, nenek, buyut sering berpesan untuk tidak mendekati hutan apalagi menjelang waktu magrib. Hal ini karena dikhawatirkan akan menjadi sasaran culik Mak Sumay. Biasanya, anak-anaklah yang menjadi sasarannya. Ada beberapa teori yang terkenal mengenai cara Mak Sumay menculik, berbagai teori tersebut menjurus pada satu pola umum, yaitu penipuan.
Para anak-anak akan merasa terbuai dan seolah-olah tidak tahu kalau mereka sedang diculik. Mak Sumay akan menyamar menjadi salah satu anggota keluarga dari anak tersebut. Anak tersebut akan diajak Mak Sumay untuk pulang ke rumah dan diberi makan-makananan enak. Sebenarnya, mereka tidaklah pulang, melainkan masuk ke dalam hutan dan makanan yang diberikan kepada mereka tidak lain dan tidak bukan adalah makanan yang menjijikkan. Para korban akan tergiur dan hilang selamanya dari dunia nyata dan hidup bersama Mak Sumay. Bagi mereka yang beruntung, akan ditemukan seperti orang yang tidak sadarkan diri atau linglung di dalam hutan.
Sekarang, Mak Sumay sudah kehilangan rimbanya. Hutan-hutan sudah ditebangi dan dibangun berbagai infrastruktur atas nama kemajuan. Penulis tidak membayangkan betapa sedihnya Mak Sumay sekarang. Ditambah lagi, rekan seperjuangannya "Mak Lampir" sudah diklaim beberapa orang yang terjun di dunia showbiz bukan berlatar di sekitaran bukit barisan. Sekian, semoga bermanfaat. Aamiin.
Jangan Lupa Follow Instagram kami yang masih sepi, hehe~
jejakperadaban.id
Sekarang, Mak Sumay sudah kehilangan rimbanya. Hutan-hutan sudah ditebangi dan dibangun berbagai infrastruktur atas nama kemajuan. Penulis tidak membayangkan betapa sedihnya Mak Sumay sekarang. Ditambah lagi, rekan seperjuangannya "Mak Lampir" sudah diklaim beberapa orang yang terjun di dunia showbiz bukan berlatar di sekitaran bukit barisan. Sekian, semoga bermanfaat. Aamiin.
Jangan Lupa Follow Instagram kami yang masih sepi, hehe~
jejakperadaban.id

Post a Comment for "Mak Sumay: Legend dari Bukit Barisan"
Post a Comment
Add your comment